Hati-hati Derek Mobil Hybrid, Pastikan Tidak Salah Angkat Ban Mobil

Beredar informasi di media sosial, sebuah Toyota Kijang Innova Zenix Q Hybrid CVT TSS sedang diderek petugas. HEV (Hybrid Electric Vehicle) ini diderek memakai truk tipe pengangkat roda dengan cara diangkat bagian belakangnya dan roda depannya menyentuh aspal.

Padahal, MPV ini menggunakan penggerak roda depan (Front Wheel Drive/FWD) yang tidak boleh diderek dengan membiarkan as penggerak roda berputar lantaran menyentuh aspal. Sebagai mobil FWD, roda depan harus terangkat dari tanah dan tidak boleh berputar. Ditambah, Zenix HEV memiliki keistimewaan karena menggunakan motor listrik di roda depan.

Sebenarnya, cara menderek Innova Zenix HEV yang benar sudah dijelaskan di buku panduan pemilik kendaraan. Kalau Anda mendereknya dengan memakai truk tipe pengangkat roda, maka yang diangkat adalah bagian depan mobil yang ada sistem penggeraknya.

Mobil masih bisa diderek dengan mengangkat bagian belakang. Namun dengan syarat, roda depan wajib dipasang dolly atau alat yang memiliki roda kecil untuk menyangga roda mobil yang diderek sehingga ban tidak menyentuh aspal.

Ada potensi kerusakan akibat salah cara menderek mobil hybrid. Menarik HEV dengan roda depan menyentuh tanah, akan mengakibatkan sistem penggerak dan bagian terkait berpotensi rusak. Komponen transaxle bisa rusak karena terdapat motor generator 2 (MG2), atau awam menyebutnya motor listrik yang terhubung dengan as roda depan..

Sebagai informasi, transmisi e-CVT pada Innova Zenix menggunakan dua buah motor listrik atau motor generator, yaitu MG1 dan MG2. Kedua motor generator ini dihubungkan oleh satu set sistem gigi planet (Planetary Gear System) yang biasa disebut Power Split Device.

Kedua motor generator tidak sekadar mengatur kecepatan gigi planet, tapi juga sejumlah fungsi lain. MG1 yang berukuran lebih kecil dan menempel pada mesin bensin berguna untuk menghidupkan mesin (starter) dan mengisi listrik baterai traksi yang pada Innova Zenix HEV tersimpan di bawah jok depan.

MG2 yang ukurannya lebih besar juga tidak hanya berfungsi sebagai penggerak utama roda depan mobil, tapi juga membantu menyediakan torsi tambahan saat akselerasi, melaksanakan tugas pengereman energi regeneratif (regenerative braking), dan menjalankan mobil saat mode EV (Electric Vehicle).

Kedua motor generator ini yang mengontrol kecepatan dari sistem gigi planet dan rasio gigi terbaik berdasar input dari beragam parameter/sensor yang membaca kondisi jalan, injakan pedal gas, putaran mesin, dan kecepatan mobil.

Dengan kompleksnya sistem motor listrik yang berhubungan langsung dengan roda depan, pastikan mobil hybrid Anda, baik Innova Zenix HEV, Yaris Cross HEV, Corolla Cross HEV, Corolla Altis HEV, Camry HEV, dan Alphard HEV, roda depannya tidak menyentuh aspal saat diderek.

Biasanya, layanan darurat yang bekerjasama dengan dealer resmi Toyota atau asuransi rekanan, akan memakai mobil derek jenis towing car atau mobil gendong yang meletakkan mobil di atas bak atau dek belakang sehingga tidak ada roda yang menyentuh aspal.

Kalaupun ternyata mobil hybrid Anda diderek menggunakan mobil derek konvensional, pastikan bagian yang diangkat adalah roda depan untuk menghindari kerusakan pada motor listrik dan transmisi kendaraan. Pastikan pula rem parkir tidak dalam kondisi aktif supaya tidak mengunci ban belakang.

 

Sumber : https://www.toyota.astra.co.id/corporate-information/news-promo/read/hati-hati-derek-mobil-hybrid-pastikan-tidak-salah-angkat-ban-mobil

Share this post :
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

1 thought on “Hati-hati Derek Mobil Hybrid, Pastikan Tidak Salah Angkat Ban Mobil”

Leave a Comment

Kategori

Berita Terbaru

Hubungi Kami Untuk Mendapatkan Info Update

Dapatkan info dan penawaran terbaik hanya di dealer toyota kediri